Waspada El Nino, Pemprov Lampung Petakan Wilayah Paling Rawan Kekeringan, Ini Lokasinya

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandarlampung

24 Juli 2023 14:38 WIB
Breaking News | Rilis ID
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Kusnardi. Foto : Tampan/Rilis.id
Rilis ID
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Kusnardi. Foto : Tampan/Rilis.id

RILISID, Bandarlampung — Sejumlah daerah di Indonesia diprediksi akan mengalami fenomena El Nino yang berdampak pada ketahanan pangan dan ketersediaan air.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan puncak El Nino akan terjadi pada bulan Agustus hingga September 2023.

Sebagai langkah antisipasi, Pemprov Lampung telah memetakan ‘daerah merah’ yang diprediksi akan mengalami dampak kekeringan paling buruk

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Kusnardi mengatakan ada beberapa daerah yang akan mengalami dampak paling parah. Terutama kabupaten yang berada di wilayah pantai timur Provinsi Lampung.

“Untuk daerah merah kekeringan, kita sudah petakan Bersama BMKG. Jadi secara asumsi yang paling rawan itu di wilayah timur, yaitu Kabupaten Lampung Timur dan Lampung Selatan,” jelas Kusnardi kepada Rilis.id, di Kantor Pemprov Lampung, Senin (24/7/2023).

Sementara Kabupaten Mesuji yang juga terletak di wilayah pantai timur menurutnya tidak terlalu terdampak, karena lahan pertanian di sana didominasi area rawa.

“Kalau Mesuji nggak terlalu khawatir, karena kan banyak wilayahnya rawa. Itu justru kesempatan tanam saat kemarau, karena kalau di musim hujan malah banjir,” jelasnya.

“Yang jelas kita sudah petakan daerah-daerah merah itu yang potensi paling mengalami kekeringan betul. Kita siapkan langkah-langkah seperti menggiatkan lagi lumbung-lumbung desa yang sudah dibangun jauh hari sebelum El Nino,” tambah Kusnardi.

Untuk mengantisipasi gagal panen, Kusnardi mengatakan Pemprov mengupayakan segala sumber daya yang ada. Termasuk percepatan masa tanam dan penyaluran alat mesin pertanian (alsintan) kepada petani.

“Kita melakukan percepatan tanam, kita kerahkan semua sumber daya agar lahan yang bisa kita tanam langsung ditanam, jadi tidak terdampak kekeringan. Misalnya nanti Agustus ini kita mulai panen lagi,” kata Kusnardi.

Menampilkan halaman 1 dari 4
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

el nino

kekeringan

Kusnardi

pertanian Lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya